sekedar bacaan ringan
Header image

Menurunkah selera musik Orang Indonesia?

Posted by admin in Review | Today

Sebelumnya saya mohon maaf apabila postingan saya ini menyakiti atau membuat anda tersinggung akan isinya. Disini saya tidak bermaksud untuk merendahkan atau melecehkan apalagi menjelek-jelekan hasil karya seseorang, Apalagi bakat dan kreativitas tidak bisa dipandang dari satu sudut saja. Tapi disini saya hanya ingin berbagi persepsi dan pandangan.

Menurunkah selera musik Orang Indonesia? Mungkin itu pertanyaan yang tidak bisa saya jawab sendiri dan butuh bantuan anda. Selera dan rasa tidak bisa kita lihat dari satu sudut pandang saya saja. Jadi silahkan berikan masukkan anda buat saya. Akhir-akhir ini perkembangan musik di Indonesia tidak bisa direka-reka dan diprediksi. Setiap bulan banyak muncul penyanyi dan band-band baru, baik itu band indie dan band major label. Dan praktis pula muncul lagu-lagu baru dengan berbagai warna musik yang berbeda-beda tergantung dari kreativitas dan ide yang mereka punyai. Mungkin dulu kita tahu siapa-siapa saja penyanyi dan band yang merajai di tahun 2000-an kebawah, seperti band Gigi, band Dewa, band Slank, Peterpan, Goodbless, Glendfredli, Atik CB, dan yang lainnya yang seperti kalian pasti tau itu. Tapi beda dengan tahun 2000-an keatas sekarang yang setiap minggu kita lihat video klip baru dengan band ya baru pula betebaran dilayar tv anda. Kita sebut saja band tersebut seperti Radja, Nidji, ST 12, Lyla, Vierra, D’Masiv, Kuburan band, Nineball, Mbah Surip dan banyak lagi lainnnya.

Tapi yang menjadi pertanyaan buat saya, sudah layakkah mereka masuk dapur rekaman dengan kwalitas lagu seperti itu. Ada yang menyanyi dengan hanya satu kalimat yang selalu diulang-ulang sampe selesai. Ada juga lagu dengan lirik ndak begitu jelas hanya musiknya aja digedein, dan banyak lagi keanehan yang mereka lakukan dalam pembuatan lagu. Mungkin kalo dulu sebuah band membuat lagu dengan lirik yang bagus serta mudah diingat dan tidak berkesan murahan dengan dibarengin dengan aransemen yang enak di dengar juga. Tapi sekarang banyak band/penyanyi membuat lagu dengan seenaknya dan sembrawut yang terkesan ala kadarnya dan asal selesai supaya bisa cepat dilempar kepasaran. Dan anehnya banyak masyarakat menyukai lagu-lagu yang seperti itu, dan itu yang membuat tanda tanya besar bagi saya. Saya sebut saja seperti Olga Syahputra dengan lagu Hancur hatiku, Rasti dengan lagunya yang berjudul cape deh, Band kuburan dengan mengandalkan lagu lupa-lupa tapi ingat, dan ada lagi Mbah Surip dengan lagu tak gendong-nya, serta banyak lagi lagu-lagu lain yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu disini. Tapi lagu-lagu yang saya sebutkan tersebut menjadi sangat booming dan pantastis penjualan albumnya di Indonesia, sampai-sampai anak-anak kecil hafal semua lagu tersebut. Disini saya beprediksi apakah menurun selera musik orang-orang di indonesia sampai-sampai lagu semacam itu bisa booming di Indonesia, Trus kemana band-band dan penyanyi terdahulu yang mana memiliki kwalitas diatas rata-rata dari standar yang ada? Frustasikah mereka melihat keadaan yang seperti ini? Atau tidak percaya dirikah lagi mereka untuk membuat lagu-lagu yang berkwalitas?

Apa mungkin ada pengaruh kejenuhan dari politik atau kondisi sosial yang ada di Indonesia yang mana terlalu banyak berpikir tapi tidak menghasilkan perubahan yang lebih baik dari sekarang. Mungkin itu saya kembalikan kembali kepada masing-masing diri anda, bagaimana anda menyikapi hal yang seperti ini. Menurunkah atau berpalingkah atau menghindarikah kondisi dengan selera musik yang lebih berkwalitas? Biarkan perasaan anda yang menjawab, karena musik hanya bisa dirasakan bukan?

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 You can leave a response, or trackback.

11 Responses

  • anima says:

    setuju cek. nak kenken kaden gumi ne :|

  • wira says:

    saya sih cuma tau Nanoe Biroe, XXX dan Ubud band, hahaha

  • PanDe Baik says:

    ada saatnya memang naik turun trend di dunia musik indonesia. Kalo jaman bapak2 dulu, lagunya mendendang… taun 80-an Jazzy banget. 90-an mulai ngepop… Tapi dasarnya saya gak begitu peduli dan mengikuti perkembangan musik indonesia, terutama sewindu terakhir… saya sih tetep aja suka IWAN FALS. Gak peduli si Olga cuap2 kaya’lagunya MeLLy, Gak peduli Mbah Surip yang aneh tapi ngangenin. jeg tetep IWAN gen… :)

  • admin says:

    @anima: saya aja bertanya kepada anda kenapa anda bertanya lagi kepada saya? maksodnya apa coba?
    @wira: ya saya ngerti kepribadian anda, karna anda susah mencerna bahasa indonesia bukan? hihihi…
    @pande: Tapi gimana donk bang? IWAN FALS ndak ngeluarin album lagi tuh.

  • Songget says:

    Bang Iwan Fals harus nya bikin album baru lagi pasti deh seruuu…..Kangen nih saya sama lagu2 nya Bang Iwan!.

  • andrew says:

    lagu2 sprti lagu mrka tak pantas untuk d dengar….

    gue gak pernah peduli dgn lagu mereka……..

    dari dulu ampek sekarang gue tetap nge FANS ama SLANK n OM IWAN………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • Rudi says:

    Beda jaman beda musik,
    Lain kepala lain pendapat, yang jelas yang menang adalah yang bisa diterima oleh masarakat.

    Musik bukan matematika yang bisa di hitung
    Enak dan tidaknya didengar bukan anda sendiri yang menilai… HEHEHE

    Ada jutaan yang suka lagu2 baru ini dan sedikit yang tidak suka!
    Seperti pendapat saya SLANK asal jadi IWAN FALS cuma ngomong doank bikin kuping sakit… Tuh kan udah beda

    Jadii suara terbanyak suka musik mana? Kalo semua orang di indonesia sama pikirannya seperti penulis ya pasti kita tau jawabannya yang lama terus berjaya! Heheh… musik juga ada Demokrasinya dan ada regenerasi

    Bukan masalah selera RENDAH dan TINGGI
    KEY!! Pokoknya terus berkarya untuk semua band2 baru

  • ekabelog says:

    beneh sajan bli…..
    saya juga sekarang cenderung beralih ke musik indie daripada musik major yang seperti belakangan ini…..
    Musik indie lebih bagus menurut saya, lebih keren, sebuat saja Navicula, SCARED of BUMS, PAINFULL by KISSES dll

    HIDUP INDIE…

    salam kenal bli….mampir2 yah…hehe

  • wahya says:

    sebenarnya penikmat musik indonesia udah jenuh dengan jenis2 musik yang ada…atau mungkin kangen dengan musik – musik melayu seiring dengan semangat cinta produk negeri sendiri. Makanya sekarang yang laku lagu – lagu yang melayu-melayuan gitu

  • marylin says:

    Mnrut w musik itu trgantung selera sih,,band2 yg gak brkualitas biasa ny yg suka itu org awam yg gak ngerti musik,,
    sdngkn yg ngerti musik tentu lh mreka milih musik yg mmberikan Ilmu ..

  • marylin says:

    yg ngerti musik tentu mereka milih band yg brkualitas!!



Leave a Reply